6 Langkah Yang Harus Diambil Oleh Para Alumni Baru Untuk Memulai Investasi

Spread the love

Jika anda adalah seorang alumni baru dari sekolah menengah atas atau perguruan tinggi dan telah memikirkan tentang dunia investasi, sekarang adalah saat yang tepat untuk sungguh-sungguh melakukan hal tersebut. Jika anda mulai berinvestasi saat ini juga (bahkan dengan jumlah kecil), anda akan menciptakan pola yang menempatkan dirimu ke jalan kekayaan yang cepat.

Tentu saja, anda memiliki kewajiban lain dan mungkin jumlah yang murah hati dari pinjaman mahasiswa, tetapi penting untuk disadari bahwa kebiasaan yang anda bentuk saat ini akan memandu sisa hidupmu.

Apa yang dapat anda lakukan hari ini, dengan keadaan yang terbatas dan bahkan memiliki dana yang sangat terbatas?

  1. Menjadi seorang kreditur, dan bukan debitur

Ini adalah keputusan dasar; salah satu yang harus anda lakoni saat ini juga. Beberapa orang menjadi debitur di sepanjang hidupnya. Seringkali itu dikarenakan mereka tidak pernah memilih untuk menjadi sebaliknya. Tetapi anda harus menjadi seorang kreditur.

Jika anda tidak memutuskan saat ini dan sekarang anda akan menjadi seorang “kreditur” dengan surplus uang untuk diinvestasikan, anda pastinya akan menjadi sama dengan orang lain dimana terjebak didalam hutang. Anda akan menghabiskan seluruh hidupmu dengan bekerja dan membayar tagihan tetapi tidak pernah memiliki uang untuk berinvestasi.

Investasi mengalir dari keputusan ini. Jika anda memilih untuk menjadi seorang kreditur, anda akan menghindari hutang dan mengumpulkan uang untuk berinvestasi. Itulah jalur yang harus anda dapatkan, dan semua itu dimulai dengan keputusan yang anda buat pada hari ini.

  1. Memulai dengan nilai kecil

Setelah anda memutuskan untuk menjadi seorang kreditur, penting untuk menindak lanjuti keputusan dengan tindakan tersebut. Ini akan membuat keputusan yang sebenarnya. Anda tidak perlu melakukan sesuaatu yang terbilang dramatis.

Sebuah perjalanan seribu mil dimulai dengan satu langkah.jalan panjang

Anda tentu pernah mendengar pepatah ini sebelumnya, dan itu adalah benar.

Setelah anda mendapatkan pekerjaan pertamamu, daftarkan diri dengan atasan yang disponsori dengan rencana masa pensiun. Depositokan nilai kecil langsung dari setiap gajimu senilai US$ 25 atau US$ 50 perbulan. Anda akan mampu meningkatkan kontribusi kelak, dan dikarenakan gaji anda akan dipotong langsung maka anda tidak akan pernah melewatkannya.

Jika atasanmu tidak mempunyai rencana masa pensiun, siapkan IRA atau rekening investasi lainnya dan depositokan uangmu langsung ke dalamnya. Anda sedang membangun momentum disini, jadi apapun yang anda lakukan adalah langkah ke arah yang benar.

  1. Jaga investasimu agar tetap terlihat sederhana

Jika anda tahu semua tentang skema investasi cepat-kaya maka segera abaikan. Semakin rumit strategi investasi, maka semakin besar peluangnya untuk tidak berhasil.

Anda tidak perlu berinvestasi dalam sesuatu yang rumit daripada dana indeks dan uang tunai lainnya. Akan ada banyak waktu untuk mengeksplorasi pilihan investasi dari tahun-tahun mendatang, dan selalu bersikap konstruktif apabila anda memiliki portofolio yang sangat besar.

  1. Memperluas pilihan anda

Seiring dengan berjalannya waktu, anda dapat mulai melihat ke kendaraan investasi yang berbeda – tetapi bukan berarti sesuatu yang mewah. Memindahkan uang ke dalam dana pendapatan yang berkembang atau dana pasar keuangan yang bertumbuh bisa dikatakan sangat baik.

Pada akhirnya, anda dapat mulai pindah ke saham perorangan – kapanpun anda siap. Setelah anda melakukannya, jalani dengan santai. Mulailah dengan satu atau dua saham pada obligasi, forex, ataupun binary option, lihat bagaimana anda melakukannya, kemudian tambahkan sedikit rasa percaya dirimu dan bangun keberhasilan tersebut.

  1. Memperhatikan kegiatan non-investasi

Tidak peduli seberapa suskes anda saat berinvestasi, tidak peduli seberapa banyak gaji yang anda dapatkan untuk didedikasikan dalam investasi – semua keberhasilan investasimu bisa menjadi runtuh dalam sekejap jika anda tidak disiplin dengan kegiatan non-investasi lainnya.

Tidak ada sesuatu yang mewah didalamnya, ini semua hal tentang finansial yang akan diberitahukan pakar keuangan profesional kepada dirimu:

  • Selalu hidup setidaknya dibawah kemampuan anda – ini akan memberikan arus pendapatan yang anda butuhkan agar tetap memberi makan portofolio investasimu yang masih muda.
  • Selalu memiliki sejumlah “dana darurat” untuk menghadapi gangguan yang tak terduga.
  • Jangan menjadi seorang “peminjam” – ini akan merugikan diri sendiri jika hutang anda meningkat didalam portofolio investasimu. Ini semua tentang kekayaan bersih.
  • Jangan pernah membeli barang-barang dengan merek-merek ternama jika anda bisa mendapatkannya dengan status “KW” – ini akan membantu anda dengan masalah hutang.
  • Jangan menghamburkan uangmu dengan mencoba bersaing dengan keluarga kaya disekitarmu.

Saat anda sedang melakukan hal-hal tersebut, selalu waspada saat meminjamkan uang kepada teman-temanmu. Mereka akan memiliki cara untuk tidak menjadi temanmu saat anda menagihnya via telepon dan kemudian anda akan kehilangan uang beserta temanmu.

  1. Jangan pernah berhenti berinvestasi

Setelah anda mendapatkan jalur investasimu, penting untuk melakukan yang terbaik agar tetap terus berada didalamnya. Investasi akan lebih mudah seiring berjalannya waktu, tetapi anda harus tetap konsisten. Konsisten dan disiplin merupakan sekutu saat anda berinvestasi. Pendanaan yang stabil dari portofolio investasimu dikombinasikan dengan alokasi aset yang tepat adalah strategi kemenangan. Anggap saja anda sedang menciptakan program investasi otomatis.

Ini juga penting untuk dipahami bahwa investasi merupakan permainan pasang surut. “Pasang” menempatkan anda pada puncak dunia, tetapi “surut” dapat mengacaukan pikiran anda. Apakah anda siap untuk menyerah saat pasar sedang anjlok ataukan terus mendanai portofolio anda agar tetap bertahan?